Dorong Swasembada Pangan, Bimtek Padi Bangkitkan Semangat Petani di Kota Jambi
KOTA JAMBI – Upaya peningkatan produktivitas padi terus digencarkan BRMP Jambi melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Penyuluh dan Petani yang digelar di Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi. Kamis (18/12/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat petani dalam menanam padi demi mewujudkan swasembada pangan daerah.
Bimtek ini diikuti oleh berbagai unsur strategis pertanian, mulai dari Koordinator BPP, Penyuluh Pertanian, Babinsa, hingga petani dari enam kelompok tani (poktan) yang berada di bawah binaan BPP Kelurahan Tanjung Sari. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan lokal secara berkelanjutan.
Dalam arahannya, Jainal Hutagaol, SP menekankan pentingnya motivasi dan kepercayaan diri petani untuk kembali menanam padi. Ia menyampaikan bahwa pangan merupakan kebutuhan utama yang tidak boleh diabaikan.
“Swasembada harus terus kita dorong. Pangan sangat utama bagi kita, jika pangan tidak ada maka akan menjadi masalah besar. BRMP hadir untuk meyakinkan petani agar menanam padi dan mendapatkan keuntungan. Kita bangkitkan kembali semangat menanam padi menuju tahun 2026,” ujarnya.
Sebagai Pj. SSP Kota Jambi, Jainal juga memaparkan capaian Luas Tambah Tanam (LTT) Kota Jambi, khususnya di Kecamatan Jambi Timur. Ia menyebutkan bahwa target LTT sebesar 72,96 hektar berhasil direalisasikan hingga 103 hektar, melampaui luas baku sawah yang ada, dengan rata-rata produksi mencapai 5–6 ton per hektar.
Lebih lanjut, Jainal menjelaskan berbagai strategi untuk mencapai target LTT dan peningkatan produktivitas padi tahun 2026. Strategi tersebut meliputi penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, penerapan sistem tanam jajar legowo (jarwo), pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga inovasi teknologi padi apung yang adaptif terhadap kondisi lahan.
Kegiatan bimtek semakin kaya dengan penyampaian materi teknologi pertanian inovatif. Mildaerizanti, SP., M.Sc memaparkan Teknologi Salibu sebagai alternatif peningkatan produktivitas padi di Kota Jambi.
Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Para petani terlihat antusias menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman lapangan, menandakan tingginya semangat untuk kembali mengembangkan usaha tani padi.
Melalui bimtek ini, diharapkan kapasitas penyuluh dan petani semakin meningkat, produktivitas padi terus terdongkrak, serta ketahanan dan kedaulatan pangan Kota Jambi dapat terwujud secara berkelanjutan.